Fakta Mengenai Sampah Plastik
kebersihan kantor

Fakta Mengenai Sampah Plastik

Jasa Poles Marmer Jakarta – Salah satu masalah yang dihadapi berbagai Negara termasuk Indonesia adalah sampah. Populasi yang semakin meningkat membuat bertambahnya volume sampah yang di hasilkan aktivitas manusia. Sampah plastik itu jika semakin banyak jumlahnya di lingkungan tentu saja akan dapat mencemari lingkungan. Diketahui bahwa plastic mempunyai sifat susah terurai di tanah  dalam waktu lebih dari 20 tahun. Bahkan ada jenis plastic yang baru bisa terurai dalam waktu  100 tahun. Plastic ini akan berdampak menurunkan kesuburan tanah dan di perairan plastik akan sulit terurai. Plastic yang dianggap lebih kuat dan praktis ini sudah digunakan di berbagai macam barang. Faktanya bisa dilihat dari banyaknya jenis barang yang diproduksi menggunakan bahan dasar plastic.

Fakta Mengenai Sampah Plastik

Penemu Plastik

Pertama kali ditemukan oleh John w, Hyatt pada tahun 1869. Mulanya plastik pertama berasal dari polymer alami. Awalnya plastic di buat dari bahan nitrat selulosa, kamfer, dan alcohol. Plastic kemudian semakin populer akibat  adanya produksi Bakelite oleh American Chemist L. H Baakeland pada tahun 1909. Dalam proses perkembangannya plastic dipakai untuk berbagai bentuk dan kegunaan, seperti perlatan makan, pembungkus makanan dan lainnya. Hal ini dikarenakan plastic memiliki sifat densitas yang rendah sehingga lebih menjadi pilihan utama.

Dengan semakin berkembangnya jaman membuat bertambahnya penggunaan plastic. Dengan faktor inilah dicetuskan 3R untuk mengurangi resiko kerusakan lingkungan.  3R yang dimaksud adalah Reduce Reuse Recylce. Salah satu caranya yaitu membuat Menjadi Kerajinan. Sampai saat ini saja Kesadaran masyarakat dalam mengurangi pemakaian dan mendaur ulang plastik masih sangat kurang. Pada umumnya plastic akan dibakar untuk memusnahkan. Padahal, hal ini akan memberikan efek buruk jika pembakaran plastik tidak sempurna .

Proses Pengolahan Sampah Plastik

Sampah plastic bisa di daur ulang kembali menjadi barang yang lebih berguna. Namun untuk daur ulang sendiri tidak bisa semua jenis plastic. Hanya ada beberapa yang dapat diproses dengan melakukan teknik pencampuran dengan bahan baku baru dan additive untuk meningkatkan kualitasnya. Namun untuk yang lainnya tetap sulit untuk di daur ulang, walaupun masih ada kemungkinan tetapi membutuhkan biaya yang besar serta proses yang lebih panjang. Agar dapat melakukan proses daur ulang plastik, ada beberapa proses yang harus dilakukan, diantaranya

– Pertama adalah melakukan pemisahan sampah plastik dari kotoran, zat kimia maupun sampah lainnya seperti sampah organik, lalu dikelompokkan dengan plastik yang sejenis.

– Kedua adalah melakukan pencucian. Di tahap ini, sampah yang telah dipisahkan, dibersihkan dan dicuci untuk dihilangkan zat-zat kimia dan kotoran yang melekat. Kemudian dikeringkan dengan lap.

– Yang terakhir plastik sudah bisa diollah kembali dan bisa di masukkan pada tahap produksi.

Pengertian Recycle Reduce Reuse

Sebenarnya ada potensi yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan smpah plastik menjadi produk dan jasa kreatif dalam rangka mengelola kantong plastik dengan baik, sehingga plastik benar-benar mendukung kehidupan kita. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak buruk sampah plastic bagi lingkungan adalah dengan melaksanakan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari, yaitu pengurangan reduce, reuse, dan recycle.

– Recycle yang bertujuan agar dapat membuat penggunaan barang plastik lebih tetap bermanfaat, seperti contoh dengan membuat tas atau produk berguna dan bernilai jual.

– Reduce yang bertujuan mengurangi jumlah plastik yang dipakai dan hanya akan menjadi sampah setiap hari, contohnya jangan  gunakan barang mberbahan plastik.

– Reuse bertujuan untuk memakai kembali  barang plastic yang sudah ada, misalnya dengan menggunakan kantong plastik yang sudah ada sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *